Penyakit Kulit Eksim: Apa Penyebab dan Gejalanya?

  • August 3, 2022

Penyakit kulit eksim adalah masalah kulit yang dialami banyak orang. Penyakit kulit ini ditandai dengan ruam merah yang kering dan gatal.

Artikel ini akan membahas penyakit kulit eksim dengan lengkap. Jika kamu penasaran ingin mengetahui eksim, yuk baca artikel ini!

Mengenal Penyakit Kulit Eksim

Penyakit kulit eksim adalah penyakit kulit berupa ruam yang gatal. Penyakit ini biasanya dialami anak-anak, meski tidak menutup kemungkinan orang dewasa bisa mengalaminya.

Sayangnya, penyakit yang juga sering disebut dengan dermatitis atopik ini tidak bisa dihilangkan. Pengobatan eksim hanya fokus pada pencegahan agar eksim tidak bertambah parah.

Penyebab Penyakit Kulit Eksim 

Penyakit kulit eksim bisa muncul karena disebabkan oleh berbagai hal, yaitu:

  • Keturunan

Banyak penderita eksim mendapatkan penyakit ini dari orang tuanya. Memang, anak dengan orang tua penderita eksim akan lebih berisiko terkena penyakit kulit yang sama.

  • Alergi

Eksim juga bisa disebabkan oleh alergi. Misalnya alergi bulu hewan, debu, atau serbuk sari.

  • Iritasi

Banyak produk di sekitar kita yang bisa menyebabkan iritasi. Contohnya sabun mandi, deterjen, ataupun sampo.

  • Cuaca

Cuaca memengaruhi eksim. Cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin serta kelembaban yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menimbulkan eksim.

  • Makanan

Berhati-hatilah dengan makanan yang kamu konsumsi, sebab makanan bisa menjadi penyebab eksim. Contoh makanan penyebab eksim yaitu telur, kacang, dan makanan olahan susu.

  • Hormon

Pada wanita, gejala eksim bisa meningkat saat hormon sedang tinggi. Misalnya ketika hamil atau ovulasi.

  • Stres

Stres tidak menyebabkan eksim secara langsung. Namun, stres bisa menyebabkan gejalanya semakin parah.

Gejala Penyakit Kulit Eksim 

Berikut ini adalah gejala penyakit kulit eksim yang paling umum:

  • Kulit kering terasa seperti bersisik
  • Kulit gatal
  • Kulit kemerahan pada orang berkulit cerah
  • Kulit abu-abu atau coklat pada orang berkulit gelap 
  • Luka menganga
  • Ruam pada lipatan tubuh seperti siku, lutut, dan leher

Gejala yang disebutkan di atas merupakan gejala eksim pada orang dewasa. Pada anak dan bayi, gejalanya sedikit berbeda. 

  • Ruam pada pipi dan kulit kepala untuk anak berusia di bawah 2 tahun
  • Ruam pada leher, siku, lutut, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki
  • Ruam menggelembung yang bisa mengeluarkan cairan
  • Penebalan kulit

Cara Mengobati Penyakit Kulit Eksim 

Cara mengobati penyakit kulit eksim fokus pada penanganan agar ruam eksim tidak bertambah parah. Biasanya, pengobatan akan disesuaikan berdasarkan usia, gejala, dan riwayat kesehatan.

Inilah cara menangani penyakit kulit eksim:

  1. Mengoleskan salep dari dokter

Ketika terkonfirmasi eksim, dokter biasanya akan memberi salep anti inflamasi. Salep ini berguna untuk menenangkan gejala eksim seperti gatal atau kemerahan.

  1. Minum obat dari dokter

Jika perlu, dokter akan memberi resep obat minum untuk eksim. Jenis obat yang diberikan umumnya kortikosteroid, imunosupresan, antihistamin, atau antibiotik jika ada infeksi bakteri.

  1. Menjaga kelembaban kulit

Kulit harus dijaga kelembabannya untuk menutup ruang bagi eksim. Kamu bisa melakukan hal ini dengan mengoleskan pelembab pada kulit maksimal 3 menit setelah mandi.

  1. Tidak membiarkan kulit basah untuk terlalu lama

Meski kulit harus dijaga kelembabannya, bukan berarti kamu bisa membiarkan kulit terus menerus basah.

Justru, kulit yang basah bisa memicu atau memerparah eksim. Sebaiknya, kamu segera mengeringkan tubuh setelah mandi atau berenang dan menghindari aktivitas berkeringat.

  1. Tidak menggaruk kulit

Meski gatal, usahakan untuk tidak menggaruk kulit. Sebab jika kamu menggaruk kulit, eksim yang kamu alami akan bertambah parah. Oleh karena itu, pastikan kuku tanganmu tetap pendek.

  1. Mengenakan jenis pakaian tertentu

Tidak semua jenis pakaian bisa dikenakan penderita penyakit kulit eksim. Sebaiknya, orang yang mengalami eksim mengenakan pakaian berbahan katun yang lembut dan tidak ketat. Hal ini dilakukan untuk menghindari gesekan dengan kulit.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*