Cegah Pembekuan Darah dengan 8 Makanan Pengencer Darah

  • August 3, 2022

Pembekuan atau penggumpalan darah adalah proses alami yang terjadi pada tubuh. Meski hal ini normal, penggumpalan darah bisa menjadi masalah jika terlalu berlebihan.

Oleh karena itulah, makanan pengencer darah dibutuhkan. Makanan ini biasanya dikonsumsi oleh pasien berdampingan dengan obat dari dokter. Apa saja makanan pengencer darah? Ini dia.

Gejala Pembekuan Darah

Sebelum kamu mengenal makanan pengencer darah, ada baiknya kamu mengetahui gejala yang akan dialami tubuhmu jika terjadi pembekuan darah.

Inilah gejala pembekuan darah:

  • Sulit bernapas karena rasa sakit pada dada. Rasa sakit ini bertambah ketika kamu mengambil napas.
  • Batuk biasa atau batuk berdarah.
  • Nyeri pada kaki atau lengan.
  • Bengkak kemerahan pada kaki atau lengan.

Risiko Pembekuan Darah

Pembekuan darah lebih berisiko dialami pada orang-orang berikut ini:

  • Orang yang merokok.
  • Orang yang memiliki berat badan berlebih.
  • Ibu hamil atau baru saja melahirkan.
  • Orang yang sedang dirawat di rumah sakit atau baru saja keluar dari rumah sakit. Misalnya, orang yang baru dioperasi.
  • Orang yang menggunakan kontrasepsi hormon seperti pil KB.
  • Orang yang sudah pernah mengalami pembekuan darah.
  • Orang yang menderita atritis.

Makanan Pengencer Darah 

Ada beberapa makanan yang bisa kamu konsumsi untuk mengencerkan darah. Inilah beberapa di antaranya:

  1. Kayu Manis

Kayu manis mengandung kumarin. Bahan kimia tersebut berperan sebagai antikoagulan yang merupakan istilah untuk mencegah penggumpalan darah.

Selain itu, kayu manis juga bisa menurunkan tekanan darah dan meredakan inflamasi yang disebabkan oleh atritis. Namun, meski memiliki banyak manfaat, kamu harus berhati-hati dalam mengonsumsi kayu manis. Sebab sebuah penelitian menunjukkan orang yang mengonsumsi kayu manis dalam jangka panjang berisiko mengalami kerusakan hati.

  1. Kunyit

Kunyit, bumbu dapur berwarna kuning cerah ini mengandung kurkumin. Kurkumin bermanfaat untuk mencegah penggumpalan darah.

  1. Jahe

Jahe berada dalam famili yang sama seperti kunyit. Jahe mengandung salisilat yang bisa mencegah darah tergumpal.

Selain itu, salisilat juga menghasilkan asam asetilsalisilat atau yang sering disebut dengan aspirin. Asam ini mampu mencegah serangan jantung dan stroke.

  1. Bawang Putih

Bawang putih yang sering digunakan dalam masakan ini ternyata bisa mengencerkan darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bawang putih membawa peran antitrombotik dan bisa menurunkan tekanan darah. 

  1. Makanan Mengandung Vitamin E

Vitamin E pada makanan ternyata dapat menurunkan pembekuan darah. Untuk memperoleh manfaat vitamin E dalam mengencerkan darah, kamu bisa mengonsumsi minimal 400 IU vitamin E setiap hari. Namun, jangan mengonsumsi vitamin E terlalu banyak tanpa anjuran dokter.

Makanan yang mengandung vitamin E misalnya bayam, kacang almond, selai kacang, kuaci, dan minyak bunga matahari.

  1. Cabai Cayenne

Sama seperti jahe, cabai cayenne juga mengandung salisilat. Salisilat berperan dalam mengencerkan darah.

Bukan hanya itu, cabai cayenne juga memiliki manfaat lain. Misalnya menurunkan tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi.

  1. Ginkgo Biloba

Ginkgo biloba adalah daun yang menjadi obat herbal populer. Ginkgo biloba bisa mengencerkan darah karena daun ini mampu menghambat enzim trombin. Enzim trombin adalah enzim yang menyebabkan penggumpalan darah.

  1. Ekstrak Biji Anggur

Terakhir, ada ekstrak biji anggur yang mampu mencegah tekanan darah dan mengencerkan darah. Namun, ekstrak biji anggur tidak bisa dikonsumsi jika kamu sedang minum obat pengencer darah dari dokter.

Itulah dia 8 makanan pengencer darah yang bisa menjadi pilihan alami untuk mengencerkan darah. Sebelum mengonsumsi makanan di atas, jangan lupa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya.

Cara Agar Cepat PMS: Bisakah Menstruasi Dipercepat?

  • August 3, 2022

Sering kali, kamu ingin jadwal haidmu datang lebih cepat sebelum acara tertentu. Misalnya pernikahan, pesta ulang tahun, atau jalan-jalan dengan sahabat.

Sebenarnya, apakah mempercepat jadwal haid itu bisa? Ya, ternyata ada cara-cara tertentu yang bisa kamu lakukan untuk mempercepat datangnya haid.

Jika kamu akan mengikuti acara penting dan ingin jadwal menstruasi datang lebih cepat, ikutilah cara agar cepat PMS di artikel ini!

Mengenal Apa Itu PMS?

Sebelum itu, kenali dulu apa itu PMS, yuk.

PMS atau premenstrual syndrome adalah gejala perubahan fisik, emosi, dan perilaku yang dialami sebelum menstruasi datang. Biasanya, PMS dialami wanita 1 atau 2 minggu sebelum hari pertama menstruasi.

Ketika kita bicara tentang cara cepat haid, kita juga bicara tentang cara agar cepat PMS. Ini karena PMS merupakan salah satu bagian dari siklus menstruasi.

Gejala yang kamu alami saat PMS, yaitu:

  • Insomnia
  • Mudah marah dan menangis
  • Mudah lelah
  • Mudah lupa dan sulit konsentrasi 
  • Nafsu makan meningkat 
  • Payudara terasa sakit
  • Munculnya jerawat
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Kram pada perut
  • Perut kembung

Cara agar Cepat PMS

Cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk mempercepat PMS dan menstruasi adalah:

  1. Mengonsumsi Pil KB

Mengonsumsi pil KB adalah satu-satunya metode yang efektif untuk mempercepat PMS.

Pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin. Kedua hormon ini bisa mengontrol siklus menstruasi.

Biasanya, orang akan minum pil KB selama 21 hari dan berhenti sementara selama 7 hari. Dalam 7 hari itu, menstruasi akan datang. Jika ingin lebih cepat menstruasi, pil KB bisa berhenti dikonsumsi sebelum 21 hari.

  1. Berolahraga

Banyak orang akan mengalami haid yang tidak teratur jika terlalu sering berolahraga dengan berat. Namun kalau kamu melakukan olahraga yang tidak terlalu berat, jadwal menstruasimu bisa lebih teratur dan menstruasi pun datang lebih cepat.

  1. Mengonsumsi Nanas atau Vitamin C

Mempercepat datangnya haid juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan tertentu, misalnya nanas atau makanan yang mengandung vitamin C.

Nanas kaya akan bromelain yang mengandung hormon estrogen. Bromelain bisa menurunkan inflamasi yang kemudian membantu mengatasi jadwal menstruasi yang tidak teratur.

Sama halnya dengan nanas, makanan kaya vitamin C seperti jeruk dan bayam memiliki manfaat dalam mengatur jadwal haid. 

  1. Orgasme

Cara agar cepat PMS selanjutnya adalah orgasme. Orgasme yang diperoleh dari melakukan hubungan seksual bisa mempercepat datangnya haid. Hal ini dapat terjadi karena ketika kamu orgasme, kamu menghasilkan hormon. Hormon tersebut membantu melebarkan serviks dan membuat rahim mulai melepaskan lapisannya.

  1. Diet

Orang yang memiliki berat badan kurang umumnya memiliki jadwal menstruasi yang tidak teratur. Alasannya karena tubuh tidak memiliki lemak yang cukup untuk memproduksi hormon terkait menstruasi.

Namun, jika berat badan terlalu berlebih, siklus menstruasi juga bisa jadi tidak teratur. Begitu pula ketika kamu mengalami perubahan berat badan secara drastis, efeknya akan sama dengan memiliki berat badan berlebih.

Ketika kamu diet, kamu akan membatasi makan dan asupan kalori. Termasuk juga makanan mengandung lemak. Hal ini menyebabkan menstruasi tidak teratur, sehingga menstruasi tidak cepat datang.

  1. Relaksasi

Stres bisa menyebabkan menstruasi tidak lancar. Karena itulah, supaya menstruasi datang, kamu harus meredakan stres tersebut.

Langkah yang bisa kamu lakukan untuk meredakan stres adalah melakukan relaksasi. Contoh relaksasi yaitu melakukan yoga, meditasi, menulis buku harian, atau bercengkrama dengan teman.

Dari cara-cara di atas, cara agar cepat PMS mana yang akan kamu pilih? Sebelum benar-benar memilih, pastikan kamu telah menerima semua informasi yang dibutuhkan agar tidak salah langkah, ya.

6 Cara Mencukur Bulu Ketiak, Bye Armpit Hair!

  • August 3, 2022

Bulu ketiak adalah rambut yang tubuh di bagian ketiak, di lipatan antara badan dan lengan. Bulu ketiak juga disebut sebagai rambut aksila.

Rambut yang tumbuh di ketiak ini adalah hal wajar bagi setiap orang dewasa. Namun, terkadang bulu ketiak menimbulkan bau badan dan keringat berlebih. Karena itulah, beberapa orang memilih untuk mencukur bulu ketiak.

Artikel ini akan membahas cara mencukur bulu ketiak. Ada 6 cara yang bisa kamu pilih, simak di sini.

Manfaat Mencukur Bulu Ketiak

Mencukur bulu ketiak adalah pilihan. Namun jika kamu mencukurnya, kamu akan menerima beberapa manfaat ini:

  1. Mengurangi produksi keringat

Kalau ketiakmu gampang berkeringat, lebih baik kamu mencukurnya. Sebab, bulu ketiak bisa menyimpan kelembaban dari keringat yang dikeluarkan oleh kulit.

  1. Mengurangi bau badan

Ketiak adalah salah satu sumber bau badan yang cukup umum. Bau badan bisa terjadi pada ketiak karena bagian tubuh tersebut bisa mengunci bau dari keringat.

Selain itu, jika kamu mencukur bulu ketiak, sabun akan lebih mudah masuk ke dalam kulit. Aroma wangi dari sabun pun bisa tersimpan lebih lama.

7 Cara Mencukur Bulu Ketiak

Menghilangkan bulu ketiak bisa dilakukan dengan berbagai cara, bukan hanya mencukurnya dengan cukuran. Inilah 7 cara mencukur bulu ketiak yang dapat menjadi alternatif untukmu:

  1. IPL

IPL merupakan akronim dari intense pulsed light. IPL menggunakan cahaya berspektrum besar untuk mencabut bulu ketiak. Cahaya tersebut menimbulkan panas yang bisa merusak folikel.

Sayangnya, IPL kurang berhasil pada orang dengan kulit gelap. Alasannya adalah IPL membutuhkan kekontrasan warna pada kulit dan rambut.

  1. Waxing

Waxing adalah cara mencukur bulu ketiak yang menggunakan cairan kental untuk mengangkat rambut. Cairan ini dioleskan di ketiak, kemudian ditempelkan dengan kertas khusus waxing. Namun, ada pula waxing yang tidak membutuhkan kertas. Dalam satu tarikan, bulu ketiak akan tercabut.

Bagi beberapa orang, waxing terasa menyakitkan. Namun, proses ini begitu cepat sehingga rasa sakitnya akan langsung hilang. Kamu pun tidak perlu melakukannya terlalu sering, karena waxing membuat pertumbuhan bulu ketiak jadi melambat.

Waxing bisa dilakukan ketika bulu ketiak sudah tumbuh. Bulu ketiak yang masih terlalu pendek tidak akan bisa terangkat ketika melakukan waxing.

  1. Mencukur

Mencukur adalah cara menghilangkan bulu ketiak paling mudah. Kamu bisa melakukan ini menggunakan alat pencukur yang banyak dijual di warung, minimarket, dan supermarket.

Mencukur bulu ketiak dapat menyebabkan iritasi jika tidak berhati-hati. Karena itulah, kamu harus menggunakan krim cukur terlebih dahulu.

Cara ini memang mudah, tetapi mencukur hanya bisa menghilangkan bulu ketiak yang nampak di bagian atas kulit. Akar bulu ketiak tidak ikut tercabut, sehingga bulu ketiak akan tumbuh dalam waktu cepat.

  1. Krim depilatory

Krim depilatory adalah krim penghilang bulu. Krim ini dioleskan dengan tebal di area ketiak kemudian didiamkan selama beberapa saat. Setelah itu, jika kamu membersihkan krim tersebut dari ketiak, kamu akan mendapati bulu ketiakmu sudah hilang.

Sama seperti mencukur, krim depilatory tidak mengangkat bulu hingga ke akarnya. Sehingga, bulu akan tumbuh dengan cepat.

  1. Laser

Mencukur bulu ketiak dengan laser memiliki cara kerja yang mirip dengan IPL. Metode ini menggunakan sinar laser untuk mencabut bulu.

Laser adalah cara yang paling tepat untuk orang dengan kulit terang dan rambut gelap. Dengan demikian, laser dapat langsung mendeteksi perbedaan kekontrasan pigmen.

Harga perawatan laser untuk mencabut bulu ketiak cukup mahal. Namun, kamu tidak akan kecewa karena cara ini tidak sakit.

  1. Mencabut dengan pinset

Cara ini memungkinkan kamu untuk mencabut bulu ketiak satu per satu dengan pinset. Menggunakan pinset, kamu dapat mencabut bulu ketiak hingga ke akarnya.

Kekurangan dari cara mencukur bulu ketiak yang satu ini adalah prosesnya lama dan menyakitkan untuk banyak orang. Di sisi lain, keuntungannya adalah bulu ketiak tumbuh lebih lama.

Nah, sekarang kamu sudah tahu 6 pilihan cara mencukur bulu ketiak. Cara mana yang akan kamu pilih? Jangan lupa menyesuaikannya dengan kondisi tubuhmu, ya!

Penyakit Kulit Eksim: Apa Penyebab dan Gejalanya?

  • August 3, 2022

Penyakit kulit eksim adalah masalah kulit yang dialami banyak orang. Penyakit kulit ini ditandai dengan ruam merah yang kering dan gatal.

Artikel ini akan membahas penyakit kulit eksim dengan lengkap. Jika kamu penasaran ingin mengetahui eksim, yuk baca artikel ini!

Mengenal Penyakit Kulit Eksim

Penyakit kulit eksim adalah penyakit kulit berupa ruam yang gatal. Penyakit ini biasanya dialami anak-anak, meski tidak menutup kemungkinan orang dewasa bisa mengalaminya.

Sayangnya, penyakit yang juga sering disebut dengan dermatitis atopik ini tidak bisa dihilangkan. Pengobatan eksim hanya fokus pada pencegahan agar eksim tidak bertambah parah.

Penyebab Penyakit Kulit Eksim 

Penyakit kulit eksim bisa muncul karena disebabkan oleh berbagai hal, yaitu:

  • Keturunan

Banyak penderita eksim mendapatkan penyakit ini dari orang tuanya. Memang, anak dengan orang tua penderita eksim akan lebih berisiko terkena penyakit kulit yang sama.

  • Alergi

Eksim juga bisa disebabkan oleh alergi. Misalnya alergi bulu hewan, debu, atau serbuk sari.

  • Iritasi

Banyak produk di sekitar kita yang bisa menyebabkan iritasi. Contohnya sabun mandi, deterjen, ataupun sampo.

  • Cuaca

Cuaca memengaruhi eksim. Cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin serta kelembaban yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menimbulkan eksim.

  • Makanan

Berhati-hatilah dengan makanan yang kamu konsumsi, sebab makanan bisa menjadi penyebab eksim. Contoh makanan penyebab eksim yaitu telur, kacang, dan makanan olahan susu.

  • Hormon

Pada wanita, gejala eksim bisa meningkat saat hormon sedang tinggi. Misalnya ketika hamil atau ovulasi.

  • Stres

Stres tidak menyebabkan eksim secara langsung. Namun, stres bisa menyebabkan gejalanya semakin parah.

Gejala Penyakit Kulit Eksim 

Berikut ini adalah gejala penyakit kulit eksim yang paling umum:

  • Kulit kering terasa seperti bersisik
  • Kulit gatal
  • Kulit kemerahan pada orang berkulit cerah
  • Kulit abu-abu atau coklat pada orang berkulit gelap 
  • Luka menganga
  • Ruam pada lipatan tubuh seperti siku, lutut, dan leher

Gejala yang disebutkan di atas merupakan gejala eksim pada orang dewasa. Pada anak dan bayi, gejalanya sedikit berbeda. 

  • Ruam pada pipi dan kulit kepala untuk anak berusia di bawah 2 tahun
  • Ruam pada leher, siku, lutut, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki
  • Ruam menggelembung yang bisa mengeluarkan cairan
  • Penebalan kulit

Cara Mengobati Penyakit Kulit Eksim 

Cara mengobati penyakit kulit eksim fokus pada penanganan agar ruam eksim tidak bertambah parah. Biasanya, pengobatan akan disesuaikan berdasarkan usia, gejala, dan riwayat kesehatan.

Inilah cara menangani penyakit kulit eksim:

  1. Mengoleskan salep dari dokter

Ketika terkonfirmasi eksim, dokter biasanya akan memberi salep anti inflamasi. Salep ini berguna untuk menenangkan gejala eksim seperti gatal atau kemerahan.

  1. Minum obat dari dokter

Jika perlu, dokter akan memberi resep obat minum untuk eksim. Jenis obat yang diberikan umumnya kortikosteroid, imunosupresan, antihistamin, atau antibiotik jika ada infeksi bakteri.

  1. Menjaga kelembaban kulit

Kulit harus dijaga kelembabannya untuk menutup ruang bagi eksim. Kamu bisa melakukan hal ini dengan mengoleskan pelembab pada kulit maksimal 3 menit setelah mandi.

  1. Tidak membiarkan kulit basah untuk terlalu lama

Meski kulit harus dijaga kelembabannya, bukan berarti kamu bisa membiarkan kulit terus menerus basah.

Justru, kulit yang basah bisa memicu atau memerparah eksim. Sebaiknya, kamu segera mengeringkan tubuh setelah mandi atau berenang dan menghindari aktivitas berkeringat.

  1. Tidak menggaruk kulit

Meski gatal, usahakan untuk tidak menggaruk kulit. Sebab jika kamu menggaruk kulit, eksim yang kamu alami akan bertambah parah. Oleh karena itu, pastikan kuku tanganmu tetap pendek.

  1. Mengenakan jenis pakaian tertentu

Tidak semua jenis pakaian bisa dikenakan penderita penyakit kulit eksim. Sebaiknya, orang yang mengalami eksim mengenakan pakaian berbahan katun yang lembut dan tidak ketat. Hal ini dilakukan untuk menghindari gesekan dengan kulit.